Minggu, 22 Mei 2011

Nasihat Terhadap Umat Nasrani Tentang Kenabian Isa


Apakah pesan anda kepada umat Nasrani, khususnya mereka yang berasal dari bangsa Arab yang berbahasa dengan bahasa al-Quran, dan umumnya kepada sekalian umat Nasrani yang mengangkat kedudukan Isa sampai ke tingkat. Tuhan? Dan apakah buku-buku yang anda anjurkan untuk mereka baca agar mereka paham agama Nasrani yang sebenarnya?

Jawab:

Orang Arab yang masuk agama Nasrani, sementara mereka paham bukti-bukti ayat serta hujjah al-Quran, sesungguhnya mereka telah menyeleweng dari akal sehat dan melakukan pelanggaran terhadap wahyu. Hujjah (kebenaran) telah terbukti di depan mereka. Maka, pesan kami kepada mereka agar mereka mengkaji ulang dogma iman dan agama mereka. Kepercayaan umat Nasrani, bahwa Isa adalah Allah maupun sebutan anak Allah adalah sebuah kepercayaan yang tidak mungkin diterima akal sehat begitu juga tidak diterima oleh fitrah kemanusiaan yang normal. Allah swt. berfirman yang artinya: "al-Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan... ".70 Ayat ini membuktikan, bahwa Isa adalah yang diciptakan, yang telah dikandung ibunya sebagaimana layaknya wanita mengandung anak, kemudian Isa dilahirkan setelah ibunya merasakan sakit dan tanda-tanda ingin melahirkan. Hal itu disebutkan dalam ayat: "Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (besandar) pada pangkal pohon kurma. .. "71 Kemudian nabi Isa membutuhkan ayunan/buaian sewaktu kecil sebagaimana layaknya anak-anak biasa, dan sebagai pertanda dari kekuasaan Allah, nabi Isa dapat bicara sewaktu bayi, sebagaimana termaktub dalam al-Quran: "dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian.. . "

Pasti Isa juga makan dan minum lalu membuang hajat sebagaimana layaknya manusia. Lantas bagaimana mungkin ia dikatakan sebagai anak Tuhan? -Mahasuci Allah setinggi-tingginya dari tuduhan yang dilontarkan orang-orang yang zalim. Lebih dari itu, umat Nasrani percaya, bahwa orang Yahudi yang menangkap lalu membunuh dan menyalibnya. Oleh karena itu, umat Nasrani mengkultuskan palang salib. Karena di palang salib itulah tuhan mereka disalib. Kepercayaan semacam ini sudah mencapai puncak kesesatan dan sudah sewajarnya dimusnahkan, bukan diakui sebagai akidah.

Lagipula, sekiranya mereka mengkaji ulang bukti-bukti yang menetapkan, bahwa Isa adalah yang diciptakan, yang dilahirkan dari rahim perempuan, niscaya mereka mengerti, bahwa Isa tidak pantas disembah apalagi jika sampai disebut sebagai anak Allah. Yang mengistimewakan Isa hanya dengan keberadaan mukjizat yang diberikan Allah kepadanya sebagai tanda/bukti, bahwa ia adalah utusan Allah seperti halnya nabi-nabi yang lain. Kepada umat Nasrani kami anjurkan untuk membaca buku al-Jawab ash­Shahih fi ar-Radd `ala `Ibad al-Masih karangan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, berikutnya buku Hidayatul Hayara fi Ajwibah al Yahud wa an-Nashara, karangan Ibnu al-Qayyim, buku Ighatsatu al-Lahfan min Masha'id asy-Syaithan, karangan Ibnu al-Qayyim, ar-Raddu `ala `Ibad ash-Shalib, karangan Ibnu Mu'ammar, buku ash-Shira' baina af-Islam wa an-Nashraniyah, karangan ash-Sha'idi, dan masih banyak lagi buku-buku lain tentang kristologi.




70. QS. al-Maidah 5:75.
71. QS. Maryam 19:23.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar