Minggu, 22 Mei 2011

Apakah Kaum Nasrani Masuk ke dalam Surga


Allah berfirman yang artinya: "Dan sekiranya Ahli Kitab beriman dan bertaqwa, tentulah Kami tutup (hapus) kesalahan-kesalahan mereka dan tentulah Kami masukan mereka ke dalam surga-surga yang penuh kenikmatan."86 Apakah pengertian ayat ini bahwa tidak mesti disyaratkan masuk agama Islam yang notabenenya sudah menasakh syariat agama yang terdahulu?

Jawab:

Ayat suci ini sebagai dalil, bahwa setiap orang yang beriman kepada Allah swt. berikut percaya dengan kitab suci dan syariat yang diturunkan, bertakwa dengan takwa yang sesungguhnya, menghindari segala yang diharamkan dan menjauhi hal-hal yang menyebabkan kemurkaan Allah, maka sesungguhnya Allah swt. mengampuni perbuatan-perbuatan jahat yang pernah mereka lakukan sekalipun sebelumnya mereka pernah berbuat syirik atau kufur. Sebab, keimanan yang benar serta ketakwaan menuntut mereka untuk meninggalkan perbuatan maksiat dan menjauhi dari berbagai macam perbutan dosa. Keimanan yang benar berfungsi menghapus dosa-dosa kejahatannya yang telah lalu dan termasuk dalam kriteria penghuni surga. Sudah pasti, bahwa keimanan yang benar, tidak terlepas dari keimanan terhadap syariah Islam dan juga terhadap nabi Muhammad saw. "...Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka... "87 di mana agama yang Rasulullah bawa menutup masa berlakunya syariat agama-agama langit yang terdahulu dan memenuhi kebutuhan setiap insan. Siapapun yang tidak percaya dengan nabi Muhammad saw. dan tidak mau mengikuti syariatnya, berarti belum seratus persen mukmin muttaqin. Wallahu'alam.





86. QS. al-Maidah 5:65.
87. QS. al-A raf 7 : 157.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar