Tampilkan postingan dengan label KAJIAN KRISTOLOGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KAJIAN KRISTOLOGI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Mei 2011

Memodifikasi Alkitab


Mayoritas Kristen berpendapat bahwa kitab mereka ?Alkitab- adalah kitab suci yang memuat firman-firman Allah, sebagian Kristen yang lain berpendapat Alkitab adalah tulisan manusia yang terinspirasi oleh roh suci, sebagian yang lain lagi berpendapat Alkitab adalah kitab sejarah yang mengandung pelajaran-pelajaran yang penuh hikmat dan berguna bagi kehidupan manusia.

Apapun definisi Alkitab, tentulah tidak boleh mengubah-ubah isi Alkitab sehingga dapat mengubah makna sebuah ayat dari makna semula.

Jika dikatakan Alkitab sebagai kitab suci yang memuat firman-firman Allah, mengubahnya berarti akan menjadikan kitab suci tersebut tidak suci lagi, karena telah terkontaminasi oleh campur tangan manusia.

Jika dikatakan Alkitab adalah tulisan manusia yang terinspirasikan oleh roh suci, mengubah sebagian saja ayat-ayat di dalamnya, akan menjadi tidak bernilai apa yang disebut sebagai ?inspirasi roh suci?, karena hal tersebut berarti telah mempersamakan antara ?inspirasi roh suci? dengan ?tulisan biasa oleh manusia?, kecuali hendak dikatakan lagi bahwa manusia yang mengubah-ubah ayat tersebut adalah atas inspirasi roh suci juga.

Dan jika dikatakan Alkitab adalah kitab sejarah yang mengandung hikmat, maka mengubah teks dan makna ayat dalam kitab tersebut, akan dapat mengakibatkan adanya perubahan yang tidak sesuai dengan sejarah aslinya, dengan kata lain perubahan teks ayat dapat berakibat adanya kepalsuan sejarah, sehingga hikmat yang didapatpun hanya berupa hikmat fatamorgana, dilihatnya ada tetapi sejatinya tidak ada. Kecuali hendak dikatakan juga, tidak apa-apa memalsukan sejarah asal masih tetap bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Pertanyaannya, apakah ada perubahan-perubahan ayat dalam Alkitab sehingga dapat mengubah arti yang sesungguhnya ? Apakah benar perubahan-perubahan tersebut tidak mengubah makna yang sebelumnya ?.

Mari kita ambil beberapa contoh adanya perubahan-perubahan teks Alkitab yang secara standart umum telah mengubah makna semula.

Memperhalus ayat-ayat porno

Ada beberapa/banyak ayat-ayat dalam Alkitab yang secara standart umum dapat disebut sebagai ayat-ayat porno, misalnya :

"Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda." Yehezkiel 23:20-21

Ayat-ayat tersebut adalah ayat-ayat yang sudah mengalami modifikasi guna memperhalus makna vulgar dan porno. Ayat-ayat dengan susunan kata-kata seperti di atas terdapat dalam Alkitab terbitan LAI ? Lembaga Alkitab Indonesia - terjemahan baru, dalam terjemahan LAI tahun 1970, ayat-ayat tersebut tersusun atas kata-kata sebagai berikut :

"Dan melampiaskan hasratnja dengan petjinta mereka, jang pelirnja seperti pelir keledai dan jang pantjarannja laksana pantjaran kuda djantan." Yehezkiel 23:20

Dari kedua terjemahan tersebut terdapat perbedaan yang sangat mencolok yaitu :

Auratnya seperti aurat keledai --LAI 2004
Pelirnya seperti pelir keledai --LAI 1970


Di mana kata pelir telah diganti dengan kata aurat, padahal antara pelir dan aurat adalah dua kata yang jauh berbeda, aurat memiliki pengertian yang banyak, diantaranya : pusar, perut, dada, paha, pantat dan lain-lain, sementara pelir adalah untuk menunjukkan alat kemaluan yang khas bagi seorang lelaki atau alat reproduksi hewan jantan.

Masih dalam ayat tersebut, kata-kata yang ada dalam terjemahan LAI 1970, ternyata telah dihilangkan dalam terjemahan LAI 2004, yaitu :

pancarannya seperti pancaran kuda jantan

Di mana susunan kata-kata tersebut untuk menggambarkan semburan sperma yang keluar dari pelir seorang lelaki yang sangat birahi.

Penghilangan susunan kata-kata yang sangat porno dan vulgar tersebut dan perubahan dari kata pelir menjadi aurat, sudah cukup untuk dapat dikatakan bahwa mereka telah mengubah ayat-ayat dalam Alkitab. Di mana perubahan tersebut telah mengubah makna yang semula.

Pada tahun 1562, Biarawan Spanyol Fray Luis de Leon, dijebloskan ke dalam penjara oleh lembaga inkuisisi karena telah menyusun terjemahan dari kitab yang berbahasa Ibrani asli, tentu saja hasilnya adalah terjemahannya yang sangat vulgar dan porno.

Kalau Alkitab dikatakan sebagai firman Allah, atau sebagai tulisan manusia yang terinspirasi oleh roh suci atau kitab sejarah yang mengandung pelajaran-pelajaran yang penuh hikmat, tentulah tidak dibenarkan dengan alasan apa-pun mengubah teks yang berakibat berubahya makna, karena perubahan tersebut secara tidak langsung sama halnya dengan menyatakan Allah tidak becus dalam berfirman karena isinya sangat vulgar dan porno, atau secara tidak langsung menyatakan bahwa roh suci telah salah menginspirasikan hal yang vulgar dan porno kepada manusia atau secara tidak langsung, perubahan tersebut akan mengubah hikmat yang terkandung di dalamnya.

Menyelewengkan Kisah Penyaliban

Ada perubahan radikal sebesar 180 derajat antara Al-kitab terjemahan lama dengan Alkitab terjemahan baru, perubahan tersebut adalah tentang kisah penyaliban, yang secara leteral perubahan tersebut telah mengubah arti dari yang disalib bukan Yesus kepada arti yang di salib adalah Yesus.

Untuk mempermudah penjelasan, mari kita cermati dengan seksama gambar 1 dan gambar 2 sebagai ilustrasi dari apa yang dikisahkan oleh Alkitab Terjemahan Lama dan Alkitab Terjemahan Baru terutama tentang perkataan orang yang disalib kepada Ibu Yesus dan seorang laki-laki yang ada di samping ibu Yesus.



Pada gambar 1, tampak nyata bahwa orang yang disalib bukanlah Yesus, karena orang yang disalib mengatakan kepada ibu Yesus ?Hai perempuan, tengoklah anakmu? yang menunjukkan bahwa anak ibu Yesus adalah yang berada di samping ibu Yesus.

Sedang seorang laki-laki yang di samping ibu Yesus adalah Yesus sendiri, karena orang yang disalib mengatakan kepada laki-laki tersebut memerintahkan melihat ibunya yang ada di sampingnya dengan perkataan ?tengoklah ibumu?

Sangat jelas dan gamblang, Terjemahan Lama secara tekstual dan kontekstual memberikan arti bahwa orang yang disalib bukanlah Yesus.

Terjemahan semacam itu, tentu dipandang membahayakan bagi doktrin ke-Kristen-an yang menyatakan Yesus mati disalib sebagai korban penebusan dosa, oleh karenanya ada kepentingan untuk mengubah teks perkataan orang yang disalib agar tidak menunjukkan bahwa orang yang disalib bukanlah Yesus.

Perubahan tersebut, dapat kita lihat pada Terjemahan Baru oleh LAI tahun 2004. (gambar 2)

Pada terjemahan tersebut, perkataan orang yang disalib dirubah menjadi ?Ibu, inilah anak-mu? yang semula perkataan orang yang disalib berbunyi ?Hai perempuan, tengoklah anakmu?, perubahan tersebut memberikan arti baru yaitu bahwa orang yang disalib adalah anak ibu Yesus yaitu Yesus sendiri, dan memberikan arti baru bahwa orang yang berada di samping ibu Yesus adalah salah satu murid Yesus, yang semula memberikan arti kuat bahwa orang yang disalib bukanlah Yesus, dan orang yang di samping Ibu Yesus adalah Yesus sendiri..

Bisa saja orang-orang Kristen menyangkal bahwa baik terjemahan lama dan terjemahan baru sama-sama memberikan arti bahwa yang disalib adalah Yesus dan orang yang berada di samping ibu Yesus adalah salah seorang murid Yesus, kalau artinya sama saja, lalu apa perlunya mengubah-ubah perkataan, bukankah telah diklaim bahwa Alkitab adalah Firman Allah, bukankah telah diklaim bahwa Alkitab adalah tulisan manusia yang terinspirasikan oleh roh suci, bukankah diklaim bahwa Alkitab adalah kitab sejarah.

Adanya perubahan tersebut telah mementahkan klaim orang-orang Kristen tersebut dan menjadikan Alkitab tak ubahnya seperti tulisan-tulisan manusia yang lainnya tentang biografi yang bisa saja salah dalam mengisahkannya.

Bagi orang yang berada di luar Kristen yang terbebas dari doktrin gereja, permasalahannya nampak jelas, bahwa semuanya agar selaras dengan doktrin gereja.

Contoh-contoh lainnya

Berikut ini contoh-contoh perubahan teks Alkitab yang menyebabkan berubahnya sebuah hukum atau sejarah.

1. Babi menjadi Babi Hutan
dan lagi babi, karena sungguhpun kukunya terbelah dua, ia itu bersiratan kukunya, tetapi ia tiada memamah biak, maka haramlah ia kepadamu.. Imamat 11:7 Terjemahan Lama

Dengan ayat tersebut, maka seluruh jenis babi adalah Haram hukumnya bagi orang Kristen, tetapi, tiba-tiba saja Alkitab Terjemahan Baru telah berubah artinya seperti berikut ini :

Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Imamat 11:7 Terjemahan Baru

Terlihat adanya perubahan dari babi menjadi babi hutan, sehingga babi yang haram hanya babi hutan saja yag semula segala jenis babi. Tidak diketahui alasan yang menyebabkan para penginjil mengubah arti dari babi menjadi babi hutan.

Bisa saja suatu saat nanti, babi hutan menjadi halal, agar orang-orang Kristen yang berada di hutan-hutan seperti Irian Jaya dan Kalimantan dapat memakan daging babi hutan.

2. Kelinci menjadi kelinci Hutan
?. yang tiada boleh kamu makan ?.. yaitu unta dan kawelu dan kelinci,?haramlah ia kepadamu. Ulangan 14:7 Terjemahan Lama

Menurut ayat tersebut, daging kelinci haram hukumnya bagi umat Kristen, namun ayat tersebut telah dirubah menjadi :

?.. tidak boleh kamu makan .. unta, kelinci hutan dan marmot, haram semuanya itu bagimu. Ulangan 14:7 Terjemahan Baru

3. 40.000 menjadi 4.000
Dan lagi adalah pada raja Sulaiman empat puluh ribu kandang akan segala rata baginda dan dua belas ribu orang berkuda. 1 Raja-raja 4:26 Terjemahan Lama

Dirubah menjadi :

Lagipula Salomo mempunyai kuda empat ribu kandang untuk kereta-keretanya dan dua belas ribu orang berkuda. 1 Raja-raja 4:26 LAI 1979

4. 7 Menjadi 3
?. Maukah engkau suatu bala kelaparan tujuh tahun lamanya berlaku dalam negerimu? ?.. 2 Samuel 24:13 Terjemahan Lama

Dirubah menjadi

?? "Akan datangkah menimpa engkau tiga tahun kelaparan di negerimu? ? 2 Samuel 24:13 Terjemahan Baru

Dan masih banyak kalau kita mau menelusuri adanya ayat-ayat dalam Alkitab yang dirubah-rubah arti dan maksudnya. Di mana perubahan-perubahan tersebut telah menyebabkan Alkitab sebagai firman Allah atau tulisan manusia yang terins-pirasi oleh roh suci adalah klaim kosong belaka.

Allah SWT telah memberitahukan kepada umat Islam akan perbuatan mereka tersebut :
Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui? -QS. 2:75-

Demikian uraian ini, semoga dapat menambah pengetahuan yang bermanfaat bagi aqidah umat Islam. Amien.

Ajaran Yesus yang sebenarnya

Yesus mengajarkan Tauhid
Markus 12:29 Jawab Yesus: ?Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

Yesus menyerukan pada bani Israel untuk meng-esakan Allah. Yesus tidak pernah mengajarkan TRINITAS.

Yesus datang untuk menegakkan Hukum Taurat
Matius 5:17-18 ?Janganlah kamu menyangka, bahwa aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Lukas 16:17 Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.
Yesus tidak membawa ajaran baru. Kedatangan Yesus bukan untuk meniadakan/menghapus hukum Taurat yang dibawa oleh Nabi Musa tapi justru meluruskan kembali kesesatan-kesesatan bani Israel untuk kembali pada ajaran Taurat yang benar.

Yesus sunat
Lukas 2:21 Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibunya.
Kejadian 17:14 Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjianku."

Mengapa Yesus sunat ? Seperti yang telah dijelaskan diatas, Yesus tidak membawa ajaran baru. Tapi Yesus melaksanakan sepenuhnya hukum Taurat. Kejadian 17:14 adalah tentang hukum sunat dalam Taurat.

Yesus mengajarkan kalau mendapat rejeki dibagi sama rasa sama rata
Lukas 22:19 Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, katanya: ?Inilah tubuhku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan aku.?

Yesus melarang memanggil dirinya Tuhan
Matius 7:21-23 Bukan setiap orang yang berseru kepadaku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapaku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepadaku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari padaku, kamu sekalian pembuat kejahatan!?
Ayat di atas sangat JELAS, bahwa Yesus menolak di panggil sebagai Tuhan.

Yesus mengatakan dirinya utusan Allah
Yohanes 7:16 Jawab Yesus kepada mereka: ?Ajaranku tidak berasal dari diriku sendiri, tetapi dari Dia yang telah mengutus aku.

Yohanes 5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataanku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.

Yohanes 5:30 Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri; aku menghakimi sesuai dengan apa yang sku dengar, dan penghakimanku adil, sebab aku tidak menuruti kehendakku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus aku.

Yohanes 5:37 Bapa yang mengutus aku, Dialah yang bersaksi tentang aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat,

Yohanes 7:33 Maka kata Yesus: "Tinggal sedikit waktu saja aku ada bersama kamu dan sesudah itu aku akan pergi kepada Dia yang telah mengutus aku.

Yohanes 8:26 Banyak yang harus kukatakan dan kuhakimi tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus aku, adalah benar, dan apa yang kudengar dari pada-Nya, itu yang kukatakan kepada dunia."

Yohanes 12:44 Tetapi Yesus berseru kata-Nya: "Barangsiapa percaya kepadaku, ia bukan percaya kepadaku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus aku;

Masih banyak lagi ayat-ayat yang menyatakan bahwa Yesus adalah seorang utusan (utusan = nabi). Tapi tidak pernah ada ayat yang menyatakan bahwa Yesus berkata ?Aku-lah Yesus, Tuhanmu, sembahlah aku? TIDAK PERNAH ADA AYAT SEPERTI ITU.

Yesus memerintah untuk mengajarkan ajarannya
Matius 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah kuperintah-kan kepadamu.

Orang-orang yang memanggil Yesus Kristus/Mesias/Juruselamat adalah penyesat
Matius 24:4-5 Jawab Yesus kepada mereka: ?Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah (yesus-lah) Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.

Yesus mengisyaratkan bahwa ajarannya akan diruntuhkan
Matius 24:2-5 Ia berkata kepada mereka: ?Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batu pun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.? Kata mereka: ?Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatanganmu dan tanda kesudahan dunia?? Jawab Yesus kepada mereka: ?Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.

Markus 13:2 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Kaulihat gedung-gedung yang hebat ini? Tidak satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain, semuanya akan diruntuhkan."
Lukas 21:6 "Apa yang kamu lihat di situ -- akan datang harinya di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."

Maka sesungguhnya ajaran Yesus (Nabi Isa as) adalah hanya menyembah pada Allah SWT. Ajaran Yesus adalah ajaran yang Tauhid sama seperti nabi-nabi yang telah Allah utus sebelumnya. Banyak ayat dalam Bibel yang mengatakan Yesus hanyalah seorang utusan. Bahkan Yesus menolak dengan tegas disebut sebagai Tuhan.

Yang menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan dan menyuruh untuk menyembah Yesus adalah ayat-ayat yang ditulis oleh Paulus.


Semakin jelas bagi kita bahwa ayat-ayat dalam Bibel telah terkorupsi sedemikian rupa sehingga mustahil jika dijadikan pegangan dalam hidup. Sesungguhnya hanya Al-Qur?an saja Kitab yang berisi wahyu Allah yang terjaga dari pengurangan ataupun penambahan tangan-tangan manusia

Apa buktinya Bibel dikarang oleh manusia ?


Dalam pengantarnya Buku Komunitas Kristiani edisi Pastoral Katolik mengatakan: Kitab Suci tidak jatuh dari surga. Kitab-kitab itu dikumpulkan dengan penuh kesabaran dari abad keabad oleh bangsa Israel.

Selama 18 abad dari zaman Abraham sampai dengan zaman Yesus bangsa Israel menyeleksi dan mengga-bungkan kedalam Kitab suci. Dengan cara itu terbentuklah bagian Perjanjian Lama.

Bangsa Israel mengalami krisis iman maka Yesus datang untuk tujuan itu. Tetapi bangsa Israel ada yang menolak terhadap kehadiran Yesus, kematiannya dan kebangkitannya.

Peristiwa kebangkitan Yesus menyebabkan para rasul berkhotbah dan lahirlah komunitas-komunitas Kristen pertama. Kesaksian-kesaksian ditulis dan disahkan oleh otoritas gereja dan membentuk apa yang disebut Perjanjian Baru.
 Apa buktinya kalau firman Allah telah diubah ? 
Ada berapa ayat sebagai contoh,
1. Dalam Perjanjian lama Kitab Imamat 11:7 tentang babi.
(pakai ayat bibel edisi lama spt yg disebutkan dalam rahmatan lil alamin)
Dalam Alkitab bahasa sehari-hari dikatakan :
11:7-8 Jangan makan babi. Binatang itu haram, karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak. Dagingnya tak boleh dimakan dan bangkainya pun tak boleh disentuh karena binatang itu haram.

Dalam Alkitab terjemahan terbaru dikatakan :
Imamat 11:7-8 Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu.

2. Dalam Perjanjian Baru Injil Matius 3:17 tentang anak yang kukasihi.
Dalam Alkitab edisi Katolik dikatakan :
Matius 3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

Dalam Alkitab edisi Advent dikatakan:
Matius 3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
 

 Adakah dalam Bibel ayat-ayat dengan kata-kata tak sopan ? 

Ada, beberapa ayat sebagai contoh;

Yehezkeial 23:1 Datanglah firman TUHAN kepadaku: 2 "Hai anak manusia, ada dua orang perempuan, anak dari satu ibu. 3 Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya; di sana susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang-pegang.

Yehezkiel 4:12 Makanlah roti itu seperti roti jelai yang bundar dan engkau harus membakarnya di atas kotoran manusia yang sudah kering di hadapan mereka."

Yehezkiel 16:7 dan jadilah besar seperti tumbuh-tumbuhan di ladang! Engkau menjadi besar dan sudah cukup umur, bahkan sudah sampai pada masa mudamu. Maka buah dadamu sudah montok, rambutmu sudah tumbuh, tetapi engkau dalam keadaan telanjang bugil.

Kidung agung 7:7-8 Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dadamu gugusannya. Kataku: "Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan-gugusannya. Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel.
 

 
 Adakah dalam Bibel ayat-ayat yang bertentangan ? 
Ada, beberapa ayat untuk contoh :

1. Tentang melihat Allah
Yohanes 1:8 Tidak seorangpun pernah melihat Allah
1Tomitius 6:16 Seorangpun tak pernah melihat Allah
Keluaran 33:20 tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup

Bertentangan dengan
Keluaran 33:11 Tuhan berbicara dengan Musa dengan berhadapan muka seperti seseorang berbicara kepada temannya
Keluaran 24:10 Lalu mereka melihat Allah Israel

2. Tentang perintah Yesus kepada murid-muridnya
Matius 10:5-6 Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.

Bertentangan dengan
Matius 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus
 


 Adakah ayat dalam Bibel bertentangan dengan ilmu pengetahuan ? 
Ada, beberapa ayat sebagai contoh :

Imamat 11:4-7 Tetapi inilah yang tidak boleh kamu makan dari yang memamah biak atau dari yang berkuku belah: unta, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram itu bagimu. Juga pelanduk, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram itu bagimu. Juga kelinci, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah, haram itu bagimu. Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu.

Perhatikan ayat-ayat diatas !
Unta, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah. Kuku unta seperti kerbau tetapi ada sepatunya dibawah. Jadi kalau dilihat dari bawah seperti telapak kuda. Pelanduk, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah. Pelanduk adalah binatang sebangsa kijang atau kambing, jadi kukunya belah seperti kambing. Kelinci, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah. Kelinci sebangsa binatang pengerat seperti tikus, marmot jadi tidak memamah biak. Yang memamah biak adalah seperti sapi, kerbau, kambing dll.

Tentang penciptaan alam semesta
Kejadian 1:1-19 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. : Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. : Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. : Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air." Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. : Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga. Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian. Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semua-nya itu baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.

Perhatikan ayat-ayat diatas !
Allah menciptakan bumi. Bumi belum berbentuk kosong tetapi sudah ada samudra dan roh Allah melayang-layang diatas permukaan air. Samudranya dimana, airnya dimana sedangkan bumi masih kosong belum berbentuk.

Hari pertama Allah menciptakan siang dan malam. Hari kedua Allah menciptakan darat dan laut. Hari ketiga Allah menciptakan tumbuh-tumbuhan. Hari keempat Allah menciptakan matahari.

Belum ada matahari tetapi sudah ada siang dan malam, apa mungkin ?
Belum ada matahari sudah ada tumbuh-tumbuhan, apa bisa hidup ?

Kesimpulannya adalah dalam Bibel banyak ayat-ayat yang tidak sesuai denganj ilmu pengetahuan. Tapi Orang Kristen membela diri dalam buku Kitab suci Komunitas Kristiani edisi Pastoral Katolik hal 195 mengatakan: Kitab Suci bukanlah kitab yang mengajarkan ilmu pengetahuan.

Selalu ada saja alasan untuk menutupi kekurangan.
 


Insya Allah pada edisi berikutnya kita akan membahas tentang :
Apa tujuan Allah mengutus Yesus (Nabi Isa as) ?
Misi Yesus menurut Injil
Misi Yesus menurut Al-Quran
Ajaran Kristen tentang misi Yesus

9 Fakta "Yesus dalam Mitologi"

Berikut ini saya kirimkan sebuah investigasi menarik dari milis tetangga, sebuah mitologi yang serupa dengan kehidupan yesus (versi kristen) berdasarkan penelitian para sejarawan sbb :)

1. Dianggap Tuhan atau Dewa
-Yesus ---> Tuhan Kristen
-Mithra ---> Dewa Persia Kuno
-Osiris ---> Dewa Mesir Kuno
-Baachus ---> Tuhan Yunani Kuno

2. Tanggal Kelahiran
-Yesus ---> Tanggal 25 Desember
-Mithra ---> Tanggal 25 Desember
-Osiris ---> Tanggal 25 Desember
-Baachus ---> Tanggal 25 Desember

3. Pengharapan orang
-Yesus ---> Mesias yg ditunggu
-Mithra ---> Perantara yg ditunggu
-Osiris ---> Pembebas yg ditunggu
-Baachus ---> Pembebas yg ditunggu

4. Lahir dari Ibu Perawan
-Yesus ---> Seorang perawan Maria
-Mithra ---> Seorang perawan Aishev
-Osiris - --> Seorang perawan Naeith
-Baachus ---> Seorang perawan Demeter

5. Kematian
-Yesus ---> Mati Disalib
-Mithra ---> Mati Dibunuh
-Osiris ---> Mati Dibunuh
-Baachus ---> Mati Dibunuh

6. Tujuan Kematian
-Yesus -> Menebus dosa manusia
-Mithra -> Menebus dosa manusia
-Osiris -> Menebus dosa manusia
-Baachus -> Menebus dosa manusia

7. Kebangkitan
-Yesus -> 3 hari dr penyaliban
-Mithra -> 3 hari dr pembunuhan
-Osiris -> 2 hari 3 malam dari pembunuhan
-Baachus -> 3 hari dari pembunuhan

8. Triteisme
-Yesus -> Oknum dr Trinitas (Anak,Bapa,Roh Kudus)
-Mithra -> Oknum dr Tridewa (Mitra,Ahirman,Ohrzmad)
-Osiris -> Oknum dr Tridewa (Osiris,Isis,Horus)
-Baachus -> Oknum dr Tridewa (Baachus,Apolos,Yupiter)

9. Kedatangan kedua kali ke dunia
-Yesus -> Menjelang kiamat
-Mithra -> Menjelang kiamat
-Osiris -> Menjelang kiamat
-Baachus -> Menjelang kiamat

yesus inkarnasi Tuhan?

Menurut umat Kristiani Yesus adalah tuhan yang berinkarnasi / menjelma menjadi manusia, agar manusia dapat berkomunikasi secara langsung dan percaya akan firman-firman Tuhan. Tetapi anehnya Yesus tidak pernah mengatakan “Akulah tuhan yang menjelma menjadi Yesus”.

Mereka meyakini bahwa kelahiran Yesus yang ajaib, yaitu tanpa campur tangan seorang bapak adalah sebagai bukti bahwa Yesus memang tuhan, dalil ini sungguh-2 teramat dangkal dan lemah, karena nabi Adam yang lahir jauh lebih ajaib, yaitu tanpa campur tangan seorang bapak sekaligus tanpa campur tangan seorang ibu mereka tidak menjadikan nabi Adam sebagai tuhan, padahal kalau memang alasan kelahiran yg ajaib sebagai bukti Yesus adalah tuhan, maka Adamlah yang lebih patut disebut tuhan daripada Yesus.

Kemudian umat Kristiani juga meyakini bahwa lemukjizatan-2 yang dilakukan oleh Yesus antara lain menghidupkan orang mati, membuat orang buta dapat melihat dan lain-lainnya adalah sebagai bukti bahwa Yesus adalah Tuhan, dalil ini juga teramat lemah dan dangkal, karena nabi Musa yang mendapatkan mukjizat-2 lebih dasyat yaitu dapat membelah laut dan membuat ular dari seutas tali ternyata mereka tidak menjadikan nabi Musa sebagai tuhan, padahal kalau memang kemukjizatan-2 yg dilakukan oleh Yesus sebagai bukti Yesus adalah tuhan, maka Musalah yang lebih patut disebut tuhan daripada Yesus.

Apapun keistimewaan-2 yang ada pada diri Yesus tidaklah membuktikan bahwa Yesus adalah tuhan, leistimewaan-2 tersebut semata-mata ada-lah atas kehendak dan izin Allah semata.

Dalam kitab Taurat, Injil dan Al-Qur’an Allah SWT telah memperkenalkan diri-Nya bahwa Dia adalah Tuhan, sehingga manusia mempunyai dalil secara pasti siapakah Tuhan yang harus diimani dan disembah.

Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku. Taurat : Yesaya 44:6

“...bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.” Injil : Markus 12:31

“Katakanlah:"Dialah Allah, Yang Maha Esa". QS. 112:1


Kalau Yesus tuhan, seharusnya ada dalil yg menunjukkan bahwa Yesus pernah mengaku dirinya sebagai tuhan dan juga harus ada dalil yg me-nunjukkan bahwa Yesus pernah memerintahkan untuk disembah. Ternyata, tidak ada satu ayatpun bahwa Yesus pernah menyatakan “Akulah tu-han Yesus” atau “Sembahlah Yesus”. Bila demikian, maka sudah cukup untuk mengatakan bah-wa Yesus bukan tuhan.

Bahkan banyak sekali ayat-2 yg menunjukkan sebaliknya, yaitu Yesus mengaku dirinya hanyalah seorang nabi utusan Allah,

“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.” Yohanes 17:3

Lebih lanjut Yesus justru memerintahkan umatnya untuk menyembah dan berbakti hanya kepada Allah saja,

“Yesus berkata kepadanya: "Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!“ Lukas 4:8

Dalam Al-Qur’an juga menegaskan bahwa nabi Isa as bukanlah tuhan :

“Sesungguhnya telah kafirlah orang-2 yang berkata:"Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam", padahal Al-Masih (sendiri) berkata:"Hai Bani Israil, sembahlah Allah Rabbku dan Rabb-mu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengha-ramkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.” QS. 5:72

Sekian ulasan “Yesus bukan tuhan” yang cukup teramat singkat, semoga menambah keimanan kita, amin.

Jumat, 20 Mei 2011

Ketika Yesus Jadi Tuhan! Kota Nicea Menjadi Saksi


Konsili Nicea 325 Masehi Pada abad ini pertikaian paham sangat sengit membakar Gereja. Arius, uskup dari Aleksandria, menolak ketuhanan Yesus yang menimbulkan kemarahan sebagian besar orang-orang Kristen. Akhirnya kaisar Konstantine menyelenggarakan konsili di Nicea tahun 325 Masehi. 1800 orang yang diundang untuk hadir dalam konsili ini terdiri atas, 1000 orang yang berasal dari Gereja Timur dan 800 dari Gereja Barat. 22 orang rombongan Arius yang dipimpin oleh Eusebius of Nicomedia, semuanya diusir dari forum.

Sehingga secara keseluruhan Konstantine telah mengusir keluar sekitar 1482 uskup dan hanya 318 yang diijinkan mengikuti hingga akhir. ( Dr. Henery Stbble, An Account of the Rise and Progress of Mohametanism, 1954, hal.44-45, Holy Blood Holy Grail hal.692, Arana-"Holocaust Theology" ).

Dari 318 suara tersebut hanya 2 suara yang mendukung Arius. Konsili pertama yang dilaksanakan pada tanggal 20 Mei sampai 25 Juni diakhiri dengan ketokan palu yang mengesahkan Kredo Misterius, yang juga dikenal sebagai Kredo Nicea. Kredo Nicea yang sekarang bukanlah rumusan yang disepakati pada konsili Nicea dulu, tetapi sudah diperluas dan dimodifikasi. ( Prof. Percy Gardner, English Modernism,-Apendiks I, hal.223 ).

Yang paling penting dari semuanya, keputusan Konsili Nicea diambil dengan cara pengambilan suara, bahwa Yesus seorang Tuhan bukan sekedar nabi yang bisa wafat. (Holy Blood Holy Grail, hal.472) Konsili Nicea menjatuhkan hukuman pengucilan Arius dan uskup lainnya yang ikut dalam konsili tetapi menolak doktrin Trinitas. Tulisan-tulisan Arius dibakar dan akan memasukkan ke penjara bagi siapa saja yang kedapatan memiliki tulisannya. (Edward Gibbon, Decline and Fall of Roman Empire, vol.2, hal.693).

Pada konsili tersebut Yesus dinyatakan sebagai, "Tuhan dari segala Tuhan, Cahaya dari segala Cahaya, Maha Tuhan dari segala Maha Tuhan". (Hasting's Encyclopedia of Etnics & Religion, vol.4, hal.239).

Lingkaran terpelajar masih berada di pihak Arius dan mereka telah dikekang dengan tangan besi. Dimasa itu popularitas Arius mencapai puncaknya, yang dibuktikan oleh Santo Jerome sebagai berikut : "Seluruh dunia merasa dan terheran-heran menemukan dirinya sebagai penganut Arius". (Wilfred W.Briggs, Introduction to the History of the Christian Church, hal.49) Will Durant menulis : "Perdebatan seru tentang doktrin Trinitas yang diperkenalkan oleh Athanasius tidak pernah berakhir dengan adanya konsili Nicea. Beberapa uskup masih berpihak pada Arius.

Kelompok gereja yang masih loyal kepada Kredo Nicea disingkirkan dari Gereja; kadang kala disingkirkan oleh kekerasan massa; setengah abad Gereja mengikuti ajaran Arius dan meninggalkan ketuhanan Yesus. Setiap uskup memiliki faksi yang mendukungnya. Pertikaian antar faksi pecah menjadi kerusuhan berdarah, dan banyak yang terbunuh. (Will Durant, Age of Faith) Pemandangan kekerasan yang mengerikan dan pertempuran yang menelan ribuan jiwa, merupakan hal yang biasa selama periode ini.

Aleksandria, daerah tempat tinggal Arius, menjadi ladang pertikaian yang paling ganas. Gibbon mencatat, satu insiden kekerasan menelan korban "tiga ratus lima puluh jiwa". Mengenai kekejaman Gereja dalam masalah ini bahas lengkap dalam buku Edward Gibbon (pasal 21). Dimasa pemerintahan Konstantin, merupakan periode emas bagi Kristen karena mendapatkan kitab suci Bibel yang standar. Itu pun tidak bisa dikerjakan tanpa kontroversi yang dahsyat melalui konsili-konsili Gereja. Sebagaimana dicatat oleh Marjorie Bowen : "Kitab-kitab injil harus direvisi beberapa kali sebelum diterima, orang-orang yang dianggap sesat harus dihadapi, serta menyelenggarakan konsili di Nicea tahun 325 Masehi dan di Konstantinopel tahun 381 Masehi untuk merumuskan dogma dan keimanan agama Kristen." (Marjorie Bowen, The Church and Social Progress, hal.4-5) Konsili-konsili Konsili Konstantinopel, Tahun 381.

Theodosius I menyelenggarakan Konsili Konstantinopel untuk membahas lebih jauh tentang ketuhanan Yesus. Konsili ini berakhir dengan memberi penegasan pada Kredo Nicea. Konsili Efesus, Tahun 431. Konsili ini diselenggarakan untuk membahas pertanyaan apakah Maria (Ibu Yesus) manusia asli atau termasuk Tuhan.

Pembahasan ini dilatarbelakangi karena sekte Maronite menyembah Maria sebagai "Ibu Tuhan" dan memasukkannya sebagai salah satu oknum trinitas pengganti "roh suci". Konsili ini mengutuk penyembahan terhadap Maria. Konsili Chalsedon, Tahun 451. Konsili ini membahas tentang teori Dua Kodrat Yesus. Konsili Konstantinopel, Tahun 553. Konsili diselenggrakan untuk memecahkan teka-teki kodrat Yesus tersebut. Konsili ini didominasi oleh uskup-uskup Gereja Timur, Gereja Barat menolak semua keputusan dari konsili ini. Pada abad ini diputuskannya Natal pada 25 Desember oleh Dionysius Exiguus, mengadopsi hari kelahiran anak dewa Matahari yang lahir pada hari Minggu, 25 Desember. Pada akhir abad ke-6 lahirlah Islam.

Kristen telah menyimpang demikian jauh dari ajaran aslinya (ajaran Yesus) bahkan Gereja Barat lebih banyak mengadopsi agama Pagan. Kristen mengalami kebusukan hingga akarnya. Ketegangan antara Gereja Timur dan Gereja Barat berangsur-angsur melemah. Gereja Timur hanya memiliki sedikit pengikut, sebagai akibat ribuan pemeluk Kristen beralih ke agama Islam. Dan hampir semua wilayah Mediterania berada dibawah pengaruh Islam.

"Mungkin karena pengaruh secara tidak langsung dari agama baru Islam yang anti-musyrik, pada abad ke-8, tentara kaisar Isauria... menemukan sesuatu yang tidak disukainya pada peribadatan yang sudah lama berlaku dalam dunia Kristen yang berbau politheisme." (J.M Robertson, A Short History of Freethought, vol.1, hal.277).

Selanjutnya untuk pertama kali dalam sejarah Kristen pada tahun 723 tradisi Pagan dalam tata cara kebaktian agama Kristen dilarang oleh Kaisar Leo melalui pengumuman, dan ia lebih condong pada ajaran monotheistik Islam. Bagaimanapun, larangan ini dicabut pada tahun 787 oleh Konsili ke-II di Nicea. (The Invacation of Saints and Adoration of Images, oleh Rev. W.P. Hares, hal 10-11).

Pemilihan Kitab Injil disebarkan dari mulut ke mulut sehingga tradisi oral ini menghasilkan laporan yang berlainan satu dengan lain terhadap perkataan dan perbuatan Yesus. Ketika mereka berusaha mendokumentasikannya maka bertambahlah perbedaan-perbedaan akibat variasi verbal. Sarjana-sarjana Kristen mengakui fakta sejarah bahwa pada terdapat juga sejumlah Injil-injil yang lain, dan masing-masing gereja mempunyai versinya sendiri.

Sebagian sarjana mempercayai bahwa jumlah Injil-Injil tersebut mencapai 300 Injil (Holy Blood Holy Grail, hal.692). Tapi bagaimana yang yang terpilih hanya 4 saja ? Ke-empat Injil tersebut (Matius, Markus, Lukas & Yohanes) dipilih pada saat Konsili Nicea 325 Masehi. Konsili yang memperkenalkan konsep Trinitas untuk pertama kali. Sehingga pemilihan ke-4 Injil tersebut adalah penyesuaian terhadap Kredo yang dipaksakan. Maka semua Injil yang menceritakan tentang kemanusiaan Yesus harus di hancurkan.

Teknis pemilihan Injil-Injil tersebut adalah, semua naskah Injil yang berbeda-beda diletakkan dibawah sebuah meja di ruang Konsili. Setiap orang diminta meninggalkan ruangan tersebut dan pintunya dikunci. Semua uskup diminta untuk berdoa sepanjang malam supaya versi Kitab yang benar akan berada di atas meja tersebut. Pada keesokan paginya, ke-4 Injil, Matius, Markus, Lukas dan Yohanes dengan "ajaib"nya telah berada diatas meja dengan rapi, sisanya berserakan dibawah meja. Sehingga diputuskan semua yang terletak dibawah meja haruslah dibakar. (Sex in the Bible, Wahyudi).
 Kredo (syahadat) Nicea dalam bahasa Latin 

Credo in unum Deum, Patrem Omnipotentem factorem caeli et terrae, visibilium omnium et invisibilium. Et in unum Dominum Iesum Christum, Filium Dei Unigenitum, Et ex Patre natum ante omnia saecula. Deum de Deo, lumen de lumine, Deum verum de Deo vero. Genitum, non factum, Consubstantialem Patri per quem omnia facta sunt. Qui propter nos homines et propter nostram salutem descendit de caelis. Et incarnatus est de Spiritu Sancto ex Maria virgine et homo factus est. Crucifixus etiam pro nobis sub Pontio Pilato, passus et sepultus est. Et resurrexit tertia die secundum Scripturas. et ascendit in caelum, sedet ad dexteram Patris. Et iterum venturus est cum gloria, iudicare vivos et mortuos, cuius regni non erit finis. Et in Spiritum Sanctum, Dominum et vivificantem, qui ex Patre (Filioque)* procedit. Qui cum Patre et Filio simul adoratur et conglorificatur: qui locutus est per prophetas. Et unam, sanctam, catholicam et apostolicam Ecclesiam. Confiteor unum baptisma in remissionem peccatorum. Et expecto resurrectionem mortuorum, et vitam venturi saeculi. Amen.

Kredo (syahadat) Nicea dalam Gereja Katholik & Protestan Versi Katolik Aku percaya akan satu Allah, Bapa yang Maha Kuasa Pencipta langit dan bumi dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan. Dan akan Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang Tunggal, Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad. Allah dari Allah, terang dari terang. Allah benar dari Allah benar. Ia dilahirkan, bukan dijadikan, sehakekat dengan Bapa segala sesuatu dijadikan olehnya. Ia turun dari sorga untuk kita manusia, dan untuk keselamatan kita. dan Ia menjadi daging oleh Roh Kudus dari Perawan Maria dan menjadi manusia. Ia pun disalibkan untuk kita waktu Pontius Pilatus Ia wafat kesengsaraan dan dimakamkan. Pada hari ketiga Ia bangkit, menurut Kitab Suci. Ia naik ke sorga, duduk di sisi kanan Bapa Ia akan kembali dengan mulia, mengadili 

AKU TUAN BUKAN TUHAN


Suatu ketika Yesus membenarkan dirinya dipanggil murid-muridnya dengan sebutan guru dan tuan, bahkan ditegaskan lagi oleh Yesus memang akulah guru dan tuan :

“Kamu menyebut aku guru dan tuan, dan katamu itu tepat, sebab memang akulah guru dan tuan.”

Yesus disebut sebagai guru karena mengajarkan kebaikan-kebaikan, kebenaran-kebenaran dan petunjuk hidup kepada murid-muridnya dan Yesus disebut tuan karena nasehat dan pengajarannya selalu ditaati murid-muridnya, maka pantaslah Yesus disebut guru dan tuan.

Kata tuan dalam ayat di atas adalah terjemahan dari kata mar dalam bahasa Ibrani/Aramaic yaitu bahasa sehari-hari Yesus, kata mar biasa diberikan kepada orang yang dihormati dan di taati. Namun ternyata dalam penterjemahan ayat tersebut ke dalam bahasa yang bukan bahasanya Yesus kata tuan dalam ayat di atas telah berubah menjadi Tuhan, yang jauh menyimpang dari ucapan Yesus, sehingga lafal ucapan Yesus tersebut menjadi :

“Kamu menyebut aku guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang akulah guru dan Tuhan.” Yohanes 13:13

Tentu saja perubahan ini di manfaatkan oleh umat Kristen sebagai dalil bahwa Yesus pernah mengatakan dirinya sebagai Tuhan.

Sesungguhnya perubahan kata dari tuan menjadi Tuhan justru akan semakin menimbulkan kontradiksi di dalam Injil itu sendiri, bahkan akan sangat bertentangan dengan ucapan- ucapan Yesus di dalam puluhan ayat-ayat yang lain, satu saja contoh ucapan Yesus yang bertentangan dengan Yohanes 13:13 bila kata tuan dirubah menjadi Tuhan :

"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yg telah Engkau utus." Yohanes 17:3

Dalam Yohanes 17:3 tersebut Yesus mengatakan bahwa Tuhan satu-satunya hanyalah Allah dan dipertegas lagi bahwa Yesus hanyalah seorang utusan Allah, kalau kata mar diterjemahkan menjadi Tuhan maka Yohanes 13:13 akan sangat kontradiktif dengan Yohanes 17:3, tetapi kalau kata mar diterjemahkan sebagai tuan maka antara Yohanes 13:13 dan Yohanes 17:3 akan saling mendukung dan menguatkan.

Umat Kristen nampaknya sangat memaksakan untuk mengubah ucapan Yesus yang berarti tuan menjadi Tuhan, agar ada dalil yang mengokohkan ketuhanan Yesus, hal ini karena tidak ada satu ayat-pun yang mendukung ketuhanan Yesus yang berupa pengakuan Yesus secara langsung bahwa dirinya adalah Tuhan, dan satu-satunya ayat yang mudah untuk diubah artinya adalah Yohanes 13:13, namun dengan mengorbankan keabsahan dan keserasian Alkitab itu sendiri.

Perubahan kata tuan menjadi Tuhan terjadi ketika kata MAR dalam bahasa Ibrani yang berarti tuan, diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani menjadi KURIOS, kata kurios dalam bahasa Yunani memiliki empat arti yaitu :

-- Pemilik -- tuan -- tuhan – Tuhan --


Rupanya para penginjil mengartikan kurios sebagai Tuhan dalam ayat tersebut, padahal semestinya arti yg sesuai dengan ucapan Yesus dan tdk bertentangan dengan ayat-ayat yg lain adalah tuan.

Dari uraian di atas baik ditinjau dari segi tata-bahasa Ibrani ke Yunani dan ditinjau dari keserasian dengan ucapan-ucapan Yesus yang lain, maka pengakuan Yesus yang sesungguhnya adalah :

AKULAH GURU DAN TUAN
Bukan
AKULAH GURU DAN TUHAN


Sehingga tidak ada satu ayatpun dalam Alkitab Yesus pernah mengatakan akulah Tuhan, tetapi akan banyak ditemukan ayat-ayat pengakuan Yesus bahwa dirinya hanyalah utusan Allah dan bahwa hanyalah Allah satu-satunya Tuhan yang benar dan Esa.